Pages

Selasa, 12 Maret 2013

forgotten !


Persetan semua ajarannya 
Jadikan nyata hancurkan dosa
 
Hiduplah dengan rakusnya dunia


Habiskan semua sampah logika

(Tuhan Telah Mati-Forgotten)
Forgotten termasuk sebagai band metal Indonesia yang menganut Satanic.
Dengar saja lagunya yang berjudul Perang Demi Setan atau Tuhan Telah Mati
Band yang berasal dari Homeless Crew - Bandung dan terbentuk pada tahun 1994 ini memang sangat kontroversial.
oke, gue bakal ulas di postingan kali ini. Enjoy it!

album Tuhan Telah Mati liris pada tahun 2001 dan kontroversial.
Apa kata mereka tentang album ini?
Salah satu lagu kontroversial dari Band asal Bandung, FORGOTTEN di tahun 2001 kemarin, Yap....Tuhan telah mati.....perspektif realitas yang gw rasa tepat untuk menggambarkan kondisi sosial masyarakat sekarang.

Dimana orang-orang sudah menemukan berhala-berhala baru untuk disembah, tuhan-tuhan baru dalam kehidupan nyata sekarang. Rumah ibadah pindah ke mall ataupun hotel. Berhala kehormatan dan eksistensi yang bernama mode atau tren.

Korban doktrin khotbah-khotbah indah tentang manfaat suatu produk yang dengan sabdanya mengajak masyarakat untuk beribadah ke mall, pasar, dan menjadi umat yang konsumtif.

Bujuk rayu 'kapitalisme' ini dapat mengantarkan masyarakat masuk ke dalam pintu gerbang eksistensi lewat aksi yang bernama membeli. Yap....membeli, membeli apa aja yang ditawarkan tanpa harus berpikir benda yang dibeli itu bermanfaat atau tidak.

Pola pikir masyarakat yang sebenarnya rasional tapi tak berdaya melawan gempuran sabda dan khotbah suci maupun berjuta eksemplar kitab suci baru yang bernama majalah, brosur, dengan isi yang vulgar, porno dan indah yang dirancang sedemikian efektif untuk mempengaruhi, bukan cuma pandangan hidup tapi juga pilihan hidup seseorang, sehingga sanggup memukau dan mampu membius logika dan nalar kita.


Tahun 1994 FORGOTTEN terbentuk dengan formasi :

Ferly - gitar
Toteng - gitar
Kardun - bass
Addy Gembel - vokal
Kudung - drum

Bulan Agustus 2000 album kedua “OBSESI MATI” dirilis.
Pada album inilah akhirnya Kudung pemain drum mengundurkan diri dan untuk sementara posisinya di gantikan oleh Andris dramer dari DISINFECTED.

Bulan Juli 2001 FORGOTTEN masuk studio lagi. Bertempat di Bintang 41 studio Bandung, empat buah lagu berlirik Indonesia di garap.
Dengan titel “TUHAN TELAH MATI” bulan Agustus 2001 mini album tersebut dirilis di bawah perusahaan indie lokal ROCK RECORD.
Mei 2002 Kardun pemain bass mengundurkan diri dan untuk sementara FORGOTTEN masih memakai pemain bass additional, Dikky dari POSTMORTEM.

Bulan Maret 2003 FORGOTTEN merilis album ‘TIGA ANGKA ENAM dibawah label ROTTREVORE RECORDS. Pada masa inilah akhirnya Andris (drum) mengundurkan diri dan posisinya di gantikan sementara oleh pemain drum MOTOR DEATH.

Pengaruh terkuat musik dan sound FORGOTTEN adalah musik-musik heavy metal era tahun 80-an dan 90-an.
Seperti Deep Purple, Iron Maiden, Black Sabbath, Dream Theatre, Yngwee Malmsteen.
Yang paling dominan adalah pengaruh band thrash metal dan Deathmetal era 90-an seperti Slayer, Kreator, Testament, Pantera, Death, Soltice, Obituary, Malevolent Creation.

Lirik FORGOTTEN banyak bicara tentang realitas. Kasar, jorok, vulgar.
Pemilihan diksi kalimat yang di tampilkan adalah kata yang cenderung berimplementasi pada eksplotatif-seporadis.sastra sarkastik.
Nuansa sisi gelap manusia selalu di tonjolkan dan mendominasi setting background lagu dengan mayoritas tema berkisar tentang depresi, nihilisme, schizophrenic, putus asa, politik sosial, kematian, kehancuran budaya, psikoanalisis, dan kekerasan.

Pengaruh lirik dari berbagai sumber.
Paling besar berasal dari buku-buku yang di baca. Buku sastra, filsafat, budaya,politik maupun buku teks.
Yang "kanan" maupun "kiri". Buku Paulo Freire, Nietzche, Che Guevara, Ayu Utami, Enny Arrow, Pramudya Ananta Toer, kitab Injil, Al-Quran, Sigmund Freud, Karen Armstrong, Noam Chomsky, Albert Camus, Play Boy, CrimeThink, Karl Marx, Emma Goldman, Kahlil Gibran, buku terbitan CrimethInc, Agus Noor, Rendra, lirik Iwan Fals. Pengaruh dari film terutama karya dari Stephen King, Garin Nugroho, Steven Spielberg, Walt Disneys, Vivid Entertainment, dan semua wacana yang menawarkan subjek pertanyaan tuhan, surga, neraka, pahala, dosa, setan, dunia, akhirat. Segala bentuk wacana yang dianggap mapan oleh publik dan di gugat kembali oleh FORGOTTEN.

Jumat, 08 Maret 2013

aku bosan jadi manusia !

Aku tidak mau penyakit ini kambuh lagi. Seperti biasa membuatku melepuh dan terbakar. Aku ingin semua kembali normal. Aku tak bisa lepas dari kesendirian. Seperti semula, ketika darah membasahiku keluar dari rahim ibu. Aku menangis sejadinya. Tapi mereka malah tersenyum, seolah bangga melihatku yang tersiksa oleh dunia yang begitu asing.

Beberapa saat aku mulai belajar memahami tangan-tangan serakah yang menjamahku. Mereka bicara ini itu seakan mempermainkanku yang buta dengan dunia yang baru. Apakah benar ini dunia yang Tuhan beri untukku. Atau ini hanya tempat pembuanganku sesaat. Entahlah, aku tidak tahu.

Semua terasa begitu aneh saat ini. Tidak ada lagi tali pusar, yang meski diam dia selalu mengerti apa yang aku ingini. Dunia begitu rapuh untuk manusia rapuh serapuh aku. Seandainya bisa dengan cepat ku dapat, sepertinya aku lebih bahagia menjadi debu. Dengan tidak terbebani kata-kata mulia berlabel “manusia” dia bisa melakukan apa saja. Melayang dan menempel di mana saja. Walau terkadang kehadirannya tak diharapkan. Diusir dan dipermalukan, disapu dengan hina. Setidaknya itu bukan hal yang memalukan baginya. Berbeda sekali dengan aku, yang menyandang gelar sebagai manusia.

Sekarang hampir separo perjalananku. Tak semakin indah, justru semakin memuakkan. Sebentar lagi waktuku memanjakan diri akan usai. Terpaksa mengikuti tradisi makhluk aneh yang bernama manusia. Pagi-pagi aku harus bangun, menyiapkan segala sesuatu menuju rutinitas yang menjadi kewajiban. Seharian mengurus sesuatu yang disebut pekerjaan. Hah, pasti akan sangat membosankan. Kalau hidup ini hanya sementara, kenapa harus ada acara mengumpulkan harta. Kenapa tak usaha biar cepet mati saja. Aneh memang manusia.

Belum lagi nanti di akhir ketika menghadapi satu fase bernama kematian. Seluruh perbuatan menjadi pertanggungjawaban. Kesenangan tak begitu lama semasa menyandang gelar sebagai manusia menjadi bahan perhitungan. Surga dan neraka. Haduh, aku semakin tak habis pikir. Belum mati pun rasanya aku sudah bisa melihat masa depanku ada di mana. Dan lengkaplah sudah penderitaanku sebagai manusia.

Tuhan, lagi-lagi aku mengeluh. Sejujurnya, aku tidak sanggup menjadi manusia.

Selasa, 05 Maret 2013

My Mother



The most important thing in the world is Mother. And how lucky I am when I have a Mother in my side. My mother’s name is Tini Harani .  She is the only one that I love so far besides my sister . And I think my mother is prettiest woman in this world.
She is not tall but not short, and she has straight and black hair . She has brown skin, and she has a beautiful smile. Her weight is about 50 kilograms.
She is a very kind person. She is very lovely, friendly, patient, and she loves to help people. I love my mom, because she is a good example to me. She loves being in the mosque.

She is a very good child, wife and mother. She always takes care of her family. She likes her house to be clean and organized. She a very organized person, and all things in the house are in the right place. She doesn’t like messes.

She always has a smile on her face. She is so sweet and lovely. I like when I am going to sleep or went I wake up or when I am going to go to some places, she always give me a kiss, and when the family have a problem she always be with us to helps us and to give us all her love.
 She was born in sumedang on june 12th 1969 , she is a great housewife .


Sabtu, 09 Februari 2013

MESIN TEMPUR

Tertawa Oleh MESIN TEMPUR.
Tertawa dan mengikuti distrorsi grind core sambil angguk-angguk kepala , itulah yang saya lakukan ketika mendengar lagu “mari Membaca” garapan dari band asal Ujung Berung Bandung yang bernama MESIN TEMPUR. Ya.. mungkin bagi kalian pecinta musik bawah tanah nama bend tersebut sudah tidak asing lagi bagi kalian, namun bagi saya ini cukup menarik untuk dikulik atau sekedar di jadikan bahan pembicaraan ketika sedang santai.



Awalnya sih saya cukup terkejut dan penasaran mendengar orasi sebelum mereka menggebrak panggung, karena mereka terlihat begitu natural dan mendukung semangat program pemerintah dalam mensukseskan wajib belajar 9 tahun yang telah lama disosialisasikan, dan ternyata benar saja, ketika mereka mulai beraksi distorsi grind core yang di padu padankan dengan lirik super kocak bisa membuat saya tertawa terbahak-bahak. Sungguh fenomenal memang namun sayang tak terungkap.




Usut punya usut, ternyata sulit mengungkap tentang identitas dari band ini, banyak versi yang beredar. Selain itu para personil yang menggunakan topeng juga menjadi kendala untuk mengungka siapa sebenarnya mereka, hanaya sedikit yang saya peroleh mengenai informasi band ini dari info yang minim ini saya akan mencoba membagikanya pada kawan semua. Dari gossipnya entah ini sekedar issue atau fakta bahwa vokalis band ini adalah Buchex pentolan band The Cruels.



Beralih ke genre, band yang masih dalam tanda Tanya besar bagi saya ini mengklaim dirinya beraliran Grind Core/Trash, satu hal yang membuat saya kembali tertegun yaitu band ini membuat album dalam versi live, mengapa saya terkejut? Sebab setahu saya yang minim pengetahuan dalam dunia music, hanya baru ada dua band di Indonesia yang menggarap album secara live, yaitu SLANK yang jelas-jelas dedengkot band blues/rock di Indonesia dan MESIN TEMPUR. Selain itu keunikn dari album pertama mesin tempur ini terletak pada durasinya yang cukup singkat, hanya berkisar sekitar 17 menit jika digenapkan, nyeleneh bukan? Hehe. Ada sebuah info lagi yang saya peroleh, dari hasil searching di dunia maya, yaitu hasil interview yang dilakukan majalah GOGS, jika anda penasaran klik link ini untuk membuka 
(http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:http://gogsblog.multiply.com/journal/item/4). Sungguh atraktif memang band ini, benar-benar mewarnai dunia permusikan di jagad nusantara kita.
Jika kawan-kawan sekalian merasa penasaran dengan lagu-lagu atraktif yang dibawakan oleh band ini, kalian semua bisa searching dan nge-download lagu-lagunya Mesin Tempur di link yang saya sebutkan ini (http://search.4shared.com/q/1/mesin%20tempur%20mp3). Satu lagi info basi yang akan saya bagikan buat kawan-kawan yang masih penasaran sama band ini, berikiut dibawah ini adalah nama-nama tracklist dari dua album mesin tempur yang telah direalease oleh mereka.
Album pertama:
Tracklist:
01. Bomb Bali II - Hip-Hop Apa Itu Hip-Hop - Skater Anjing Edan (LIVE)
02. Intisari (LIVE)
03. Mari membaca (LIVE)
04. Sirine (LIVE)
05. Sopir angkot goblog! (LIVE)

Album Kedua:
Tracklist :
1. Ayot sang maung Bandung
2 
Single:
1. Kangen Anjing
2. Talak Tilu

Kamis, 07 Februari 2013

anjing api,hasrat,dan pembebasan

Demikian mereka memanggilnya seperti  itu. Jangan bayangkan rupanya sebagai sebuah bentuk yang enak dilihat dan proporsional serta punya nilai estetik. Dia hanya anjing biasa dan sama sekali tidak memiliki kelebihan. Badannya kecil kerempeng dan tidak punya corak warna bulu yang menarik. Muka tengkorak yang monyong dengan komposisi kumis jarang-jarang membuat rupanya lebih mirip tikus got dengan ukuran besar. Tingginya juga tidak menjulang seperti seekor great dane atau dogo argentino. Tulang belakangnya lebih bungkuk dibanding anjing normal lainnya. Itulah yang membuat kenapa ekornya yang ceking selalu terseret manakala dia berjalan.


Badannya penuh koreng dan bau busuk nanah yang selalu meleleh manakala badannya kepanasan. Namun kadangkala nanah itu berubah menjadi api yang ruam panasnya membuat bulunya rontok melepuh. Itulah kenapa dia dipanggil ‘anjing api’. Karena badannya sanggup mengeluarkan api dan bau gosong daging yang terpanggang manakala temperature tubuhnya mendadak naik. Penyebabnya bisa macam-macam. Bisa karena lelah ataupun ketika dia sedang marah. Dia tak tahu sebenarnya anjing jenis apa. Ah dia juga nampaknya tak terlalu peduli tetntang asal dan jenisnya.  Tapi yang pasti ibunya adalah seekor betina jalang yang selalu mengumbar birahi. Saking jalangnya bahkan hampir semua anjing jantan dikota ini pernah menyetubuhi ibunya. Berawal dari situlah maka ibunya bunting oleh aneka rupa jenis sperma anjing yang bercampur dirahim bersama sipilis yang ganas menggerogoti tubuhnya yang ceking penyakitan.




Sebetulnya dia lahir bersama 11 saudaranya yang lahir berbarengan. Namun semuanya dimakan oleh ibunya sendiri dan entah kenapa hanya dia saja yang disisakan untuk hidup. Semua saudaranya berakhir dimoncong ibunya yang mengunyah tubuh merah mereka dengan gemas. Tiga bulan kemudian setelah dia bisa membuka mata dan mampu mendengar ibunya baru bercerita bahwa dia memang sengaja memakan saudara-saudaranya. Kata ibu kalaupun mereka semua dibiarkan hidup tak akan berumur panjang. Mereka akan kalah dan mati terbunuh oleh banyak hal. Dari mulai penyakit hingga diserang oleh sesama anjing yang lebih dominan. ‘Aku tak ingin melahirkan generasi yang kalah dan akhirnya harus menangisi kematian mereka’, itulah alasan yang selalu dikatakan oleh ibunya dengan lidah menjulur dan liur menetes. Setelah itu ibunya melenggang pergi bersama pejantan yang kakinya pincang dan bau badannya yang mampu membuat seisi kota muntah. Itulah terakhir kali dia melihat ibunya.



Maka itulah dia sekarang. Setiap malam dia habiskan berkelana dari satu blok ke blok yang lainnya. Menyeret tubuh penuh kudis dan nyala api disekujur tubuhnya. Tak perlu khawatir darimana dia mendapatkan makanan. Kota ini masih terlalu baik untuknya. Setiap tong sampahnya masih berlimpah makanan lezat dan kaya nutrisi. Menu makannya benar-benar ‘junkfood’ karena ditemukan dan mengkonsumsinya didalam tong sampah. Manusia memang aneh. Mereka sekarang mulai mengkonsumsi apapun yang sebenarnya tidak terlalu mereka butuhkan. Gerai-gerai mereka tumbuh menjamur mengepung setiap perempatan jalan dikota ini hingga 24 jam melayani apa yang mereka sebut ‘konsumen’. Maka beruntunglah dia yang setiap hari bisa menikmati apa yang tidak mampu manusia habiskan kapanpun dia inginkan.


Maka itulah dia sekarang. Anjing api yang setiap malam keluyuran menyusuri trotoar kota. Setiap detak malam dia habiskan dengan menziarahi  satu bar ke bar yang lainnya. Masuk dengan gaya perlente berlagak sok kenal dan menyapa pengunjung yang lain lalu menawarkan topik perbincangan yang menarik. Harapannya selain ditawari batangan rokok tentu saja beberapa sloki miras gratis. Itulah sebenarnya yang mereka butuhkan. Teman berbincang dan pengakuan. Lebih tepatnya sanjungan atas semua kerja keras mereka membanting tulang menghasilkan bergepok uang. Lihatlah jika mereka mabuk. Karena begitu mereka mabuk maka dengan semena-mena bakal menguras isi kartu kredit mereka. Dia hanya menyalak nyaring lalu ekorku bergoyang mengikuti irama musik lalu berdansa sempoyongan bersama mereka.



Tapi hal seperti itu sekarang sudah tak pernah terjadi lagi. Karena sekarang sebelum dia masuk  kedalam bar terlebih dahulu sudah dicegat oleh segerombolan anjing penjaga. Mereka bakal mengendus baunya dengan tatapan buas sekedar memastikan bahwa dia memang dikenali dalam koloni mereka. Akhirnya dia lebih sering diusir karena mereka yakin bahwa dia bukan bagian dari koloni mereka. Tapi sebelumnya seperti biasa dia akan banyak omong dulu sama mereka. Membacot tentang apa saja agar mereka mau menerimanya masuk ke tempat itu. Dan seperti biasa akhirnya dia dikeroyok hingga badannya tercabik  oleh luka gigitan mereka karena dipikir terlalu banyak omong. Dikeroyok hingga babak belur lalu meninggalkannya dipojok jalanan dengan luka gigitan disekujur tubuh lalu tubuhnya dibalut api yang menyembur dari luka-luka.



Dia hanya bisa mentertawakan mereka melihat mereka kembali bekerja. Dengan tingkahnya yang cekatan, sigap dan buas seolah mereka bisa mengatasi dia. Salah besar jika mereka pikir bisa mengalahkannya. Lihat sebenarnya siapa yang kalah dalam hal ini. Dia yang kini terkapar penuh luka gigitan pasca menerima gigitan dan cabikan masal atau mereka yang dengan patuh menjalankan instruksi dan perintah. Menurut pada apa yang telah jadi kebijakan. Sedangkan dia yang hingga kini masih bisa memiliki kebebasan untuk melakukan apa yang dia sukai. Mungkin besok dia akan kembali lagi kesana dan melakukan hal yang sama dan mereka juga pasti akan melakukan hal sama lagi. Lalu dia akan tertawa lebih keras lagi melihat mereka pergi meninggalkannya yang kembali terluka. Dan terbakar disudut jalanan.

Hey…kenapa anjing harus patuh dan setia? Dengan alasan diperhatikan dan diberi makan maka jadi alasan untuk setia dan jadi penurut pada majikan? Lalu kenapa anjing harus punya majikan? Yang hobi memerintah dan melarang? Bahkan untuk urusan kawin saja harus memperhatikan silsilah dan jenis ras. Tidak ada yang lebih mengerikan kecuali melihat hasrat yang dibunuh perlahan. Lihatlah dia si anjing api. Yang setiap malam menjadi penjaga malam berkeliaran dan berlarian bebas diangkasa gelap. Dengan bebas mengencingi gemintang disetiap sudut langit memberi tanda bahwa setiap jengkal malam adalah wilayahnya. Si anjing api yang setiap malam menggigit-gigit rembulan dan menjadikannya seolah tulang kaki sapi. Dengan bebas dia hinggap dari satu awan keawan yang lain lalu tidur dimana saja yang dia sukai. Si anjing api yang selalu menyalak keras pada pagi yang selalu datang tergesa untuk kembali merenggut malam. 

Sabtu, 10 November 2012

RAJAH KARUHUN

lain ngusik ulam mandi na...

lain ngahudang macan turun na...

lain ngungkit nu kamari,,,

lain ngungkat nu baheula,,,

rek ngaguar tutungkusan karuhun...

amit ampun nya paralun.... ka gusti anu maha agung

kanabi anu linuhung.... Muhamad anu jinunjung

rahmat sapaat nu kasuhun....simkuring neda papayung

kaluhur neda papayung…. Papayung anu maha agung

ka handap neda pangraksa… pangraksa maha kawasa

kaler kulon kidul wetan… mugi di aping di garing

tiluluhur ti karuhun ti buyut ti nini aki

nu nurunkeun kabudayaan

degung pantun tembang kawih

iyeu abdi sadayana…..

seja ngaraksa mupusti seja ngaraksa mupusti

amit kanu mangku lembur… kanu nyungsi dinu sepi

nu keur genah tumaninah

bisi kausik keur calik…ka langkah kaliliwatan

nya neda agung nya karaksaning

Kamis, 04 Oktober 2012

Me, Gigs and Metal music

Kali ini saya akan mengangkat tema seperti judul diatas yaitu Me, Gigs and Metal music. Dari judul tersebut maksud saya adalah saya sebagai penggemar setia musik yang berbau metal, rock, hardcore atau sebangsanya. Dan saya merupakan anggota penonton setia dalam setiap acara gigs yang sering diadakan setiap saturday night di kota saya. Bagi yang belum tahu apa itu gigs ? oke akan saya jelaskan. Gigs adalah suatu acara musik yang diadakan untuk tujuan menghibur penonton. Dengan biaya yang dikeluarkan sangatlah minim. Maklum acara ini biasanya hanya untuk acara kecil - kecilan. Jarang bahkan hanya beberapa yang membuat acara di venue yang besar serta mewah. Dan tentunya para panitia juga terbilang tidak banyak jumlahnya. Para penampil di gigs biasanya sih band - band yang menganut aliran musik metal, hardcore, sreamo. Terkadang band beraliran punk dan chiptune juga ikut andil dalam acara gigs. Nah itulah sebabnya mengapa saya senang datang ke acara gigs. Karena saya disuguhi band - band lokal yang membawakan aliran favorit saya.
Fakta di lapangan, para penonton yang datang selalu atau hanya kebetulan memakai kostum yang sama. Maksud saya bukan kostum seperti kostum badut tapi pakaian dan style yang dikenakan mereka. Menggunakan kaos oblong hitam (banyak yang memakai kaos merch band favorit mereka kalau band tersebut juga tampil) lalu celana pendek ya kisaran diatas lutut, entah cewek atau cowok semua sama. Dan terakhir adalah memakai sepatu keds tanpa kaos kaki.

Pertama kali saya mendatangi acara gigs itu sekitar tahun 2010 waktu saya masih duduk di bangku kelas 1 SMA. Awalnya saya datang karena ingin melihat band kakak kelas yang akan tampil. Eh jadinya malah ketagihan gini. Dan waktu itu saya mengajak sahabat saya. Komentar pertama kali yang ia ucapkan adalah "tempat apa ini ? musik gak jelas kayak gini. besok perlu ke THT nih!" Sebenarnya saya sih juga merasa gak nyaman karena banyaknya kaum adam yang berpakaian serba hitam serta penuhnya asap rokok di venue.


Tapi keajaiban datang kepada sahabat saya yang satu itu. Beberapa bulan setelah acara ternyata dia mulai suka dengan musik berbau metal, malah dia mengajak saya untuk menonton gigs lagi. Mendengar ucapan dia saya menjadi sangat senang. Otomatis karena akhirnya saya bisa menemukan seseorang yang doyan juga sama musik jenis beginian.



Tapi ada satu hal yang saya kurang sukai dari acara gigs. Setiap para penonton yang moshingan selalu saja timbul kerusuhan kecil. Penyebab utama adalah saling senggol antar penonton. Menurut saya sih kalau gak mau disenggol orang ya jangan moshingan dong. Gak ada gunanya juga kok ngebuat kerusuhan. Malah itu membuat orang ilfeel dengan kelakuan para pembuat onar tersebut.


Pembahasan yang kedua adalah pandangan orang tentang musik metal dan sebangsanya. Selalu saja saya menemukan orang yang mempunyai pendapat bahwa para penggemar musik metal adalah orang - orang yang dipandang negatif serta aneh. Dan ada juga yang menganggap kaum wanita gak pantes menyukai musik metal serta gak pantes ikut acara - acara gigs. Tapi entah kenapa orang - orang yang berpendapat seperti itu adalah orang yang mempunyai kelebihan pada kemampuan otak dengan kata lain pintar dan cerdas dalam pelajaran sekolah. Mungkin ini keadilan yang diberikan oleh Tuhan. Tidak semua orang yang cerdas itu mempunyai pemikiran yang cerdas serta matang. Semua musik mempunyai penggemar tersendiri. Walau saya tidak begitu menyukai dangdut tapi sekalipun saya gak pernah menghujat para penggemar musik dangdut. Menikmati musik itu dengan rasa bukan pemikiran otak yang dangkal.

ini ada beberapa foto tentang postingan saya kali ini

ini adalah band lokal semarang yang pertama kali saya sangat sukai, dari masih menjadi band gigs sampai menjadi band lokal yang go nasional, Yeah Something About Lola

Suasana gigs dengan crowd yang cukup seru dan menyenangkan